
“Kami ingin kolaborasi yang baik antara pemkot dan pihak investor untuk membangun kota ini secara bersama-sama,” sambung Appi.
Munafri juga menegaskan komitmen Pemkot Makassar dalam menciptakan sistem perizinan yang cepat, murah, dan transparan melalui layanan terpadu satu pintu (PTSP).
Ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang mencoba menghambat atau menyimpang dari prosedur resmi, karena itu akan merugikan iklim investasi secara keseluruhan.
“Kami memiliki sistem PTSP yang menjadi jalur resmi perizinan. Kami pastikan proses ini cepat, efisien, dan transparan. Jangan sampai ada oknum yang justru jadi beban bagi investor,” tegasnya.
Salah satu hal menarik yang turut dibahas adalah keberadaan Pasar Mandiri di kawasan Summarecon Mutiara Makassar, yang dinilai Wali Kota sebagai model revitalisasi pasar tradisional yang dapat direplikasi di berbagai wilayah lain di Makassar.
“Pasar Mandiri di kawasan SMM bisa menjadi contoh untuk pembenahan pasar-pasar tradisional kita. Ini bisa menjadi standar baru pengelolaan pasar yang bersih, tertib, dan modern,” ujarnya.
Pertemuan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam membangun Makassar sebagai kota yang modern, tertata, dan inklusif.





