
Namun demikian, Aliyah Mustika Ilham juga mengingatkan pentingnya akuntabilitas dan efisiensi.
Ia menegaskan bahwa bentuk dukungan dari Pemkot Makassar harus melalui mekanisme yang jelas dan sesuai regulasi.
Turut hadir mendampingi dalam audiensi ini Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Makassar, Fathur Rahim, dan Kepala Bagian Umum, Firnandar Sabara.
Sementara dari pihak HMI, hadir Ketua Umum KOHATI Cabang Makassar, Marwati Sumardi, Ketua Panitia Syafika Naura, dan Sekretaris Panitia Lelanur Pratiwi.
Melalui audiensi ini, Aliyah Mustika Ilham menegaskan bahwa Pemkot Makassar senantiasa mendukung pada penguatan kapasitas anak muda sebagai agen perubahan, namun tetap mengedepankan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan profesional.
“Pemuda adalah mitra strategis dalam pembangunan. Mari kita kolaborasi dengan tetap menjaga integritas, akuntabilitas, dan semangat untuk memajukan Makassar yang unggul, inklusif, aman dan berkelanjutan,” tutupnya.
(*)





