
Melinda berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan menjadi contoh bagi berbagai pihak untuk menghadirkan layanan kesehatan yang menyentuh langsung anak-anak yang membutuhkan.
Sementara itu, Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Makassar, Titin Florentina, menyampaikan sebanyak 200 anak mengikuti sunat massal bertahap selama dua hari.
“Alhamdulillah, sunat massalnya berjalan lancar dan tertib. Anak-anak datang dengan semangat, didampingi orang tua masing-masing. Ini menunjukkan antusiasme dan kepercayaan masyarakat terhadap program yang kami inisiasi bersama,” ujarnya.
Ia mengatakan semua fasilitas diberikan tanpa dipungut biaya, sebagai bentuk pelayanan publik yang inklusif, terutama memberikan kemudahan bagi keluarga yang kurang mampu untuk mengakses layanan kesehatan penting bagi anak-anak mereka.
“Sunat dinilai bukan sekadar tindakan medis, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter dan kesadaran spiritual anak sejak dini. Karena itu, kami ingin memastikan anak-anak bisa mendapatkan layanan ini secara layak dan gratis,” tambahnya.
Lebih lanjut, Titin menyampaikan pelaksanaan kegiatan ini melibatkan kolaborasi lintas sektor OPD Pemkot. “Tenaga kesehatan didukung oleh Dinkes, juga memberikan sarung, obat-obatan dan transportasi kepada peserta,” ujarnya





