
Sebagai upaya jangka panjang, pengelolaan maggot disebut sebagai salah satu teknologi biokonversi terbaik.
Namun, pengelolaan ini membutuhkan kemauan politik (political will) dan kerja sama dari seluruh pemangku kepentingan.
“Tidak ada satu pun pasar di Makassar yang punya database sampah. Ini tantangan sekaligus peluang. Kita perlu pilot project di berbagai sektor, mulai dari sekolah, perumahan, hingga pasar untuk membangun sistem data pengelolaan sampah yang solid,” tutup Pak Zainal.
Langkah-langkah ini diharapkan memperkuat gerakan lingkungan hidup di Kota Makassar dan menjadi model bagi daerah lain dalam mewujudkan kota yang bersih, sehat dan berkelanjutan.
Sementara itu, wilayah seperti Kelurahan Untia telah lebih dahulu bergerak cepat.
Usai kunjungan Ketua TP PKK jajaran kelurahan mulai melakukan pencatatan sistematis terhadap jumlah sampah organik dan anorganik.
(*)





