MakassarNews

Rakornas MBG-TBC: Pemkot Makassar Siap Jalankan Arahan Pusat

Munafri meminta sekolah rutin berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan. “Kita tidak boleh lengah, karena kalau terjadi sesuatu risikonya besar,” tegasnya.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan pentingnya protokol baku penanganan keracunan. Ia meminta sekolah lebih cermat memeriksa makanan, mulai dari bau, warna, hingga tekstur.

“Jika ada tanda mencurigakan, jangan disajikan. UKS harus segera menghubungi puskesmas,” jelas Budi.

Menkes juga menekankan inspeksi kebersihan dapur SPPG, mulai dari bahan baku hingga penyajian. Seluruh SPPG diwajibkan memiliki Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS) dengan target maksimal satu bulan.

BACA JUGA  Bimtek Statistik Sektoral Kominfo Makassar Tekankan Pentingnya Data Berkualitas

“Kami sudah menyederhanakan prosedur agar SLHS bisa selesai dalam 13 hari,” kata Budi.

Selain itu, daerah diminta memperkuat laboratorium kesehatan dengan peralatan PCR dan toxicology lab agar deteksi lebih cepat. Sistem uji cepat pada katering jamaah haji disebut bisa menjadi model untuk program MBG.

Selain soal MBG, rapat juga menekankan percepatan penanganan tuberkulosis. Munafri menyebut Pemkot Makassar akan memperkuat edukasi, melibatkan kader posyandu, dan memastikan layanan kesehatan di puskesmas berjalan optimal.

BACA JUGA  Pemkot Makassar Libatkan Takmir Masjid Bina Akhlak Anak

Lihat Semua

Previous page 1 2 3Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button