
Prosesnya, kata dia, akan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku, termasuk melalui tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.
“Maka harapan kita semua, akan terbangun kantor DPR yang baru dengan sistem pengamanan yang jauh lebih baik daripada apa yang pernah kita lihat,” jelasnya.
Menurut Munafri, kehadiran kantor DPRD yang representatif bukan sekadar kebutuhan kelembagaan, tetapi juga bagian dari peningkatan pelayanan publik.
Fasilitas modern dan sistem keamanan yang memadai diharapkan mampu mendukung kinerja wakil rakyat dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan representasi masyarakat.
Selain menyinggung soal pembangunan, Munafri juga mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum memperkuat keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai individu maupun pemimpin.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyampaikan duka mendalam atas tragedi 29 Agustus.
Ia menekankan pentingnya menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran berharga, sekaligus memperkuat persaudaraan antarwarga.
Di kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, memastikan seluruh agenda kedewanan tetap berjalan meski proses relokasi kantor sementara masih berlangsung.





