
Ia menegaskan, sembilan tatanan yang menjadi indikator Kota Sehat wajib dilaksanakan secara konsisten.
“Kalau ada hal yang masih kurang, kami siap memperbaiki. Kalau ada yang sudah baik, maka harus dipertahankan bahkan ditularkan ke wilayah lain agar berjalan menyeluruh,” kata Appi.
Lebih jauh, ia berharap kunjungan tim verifikasi tidak hanya sebatas formalitas. “Kehadiran tim validasi jangan sekadar formalitas, tetapi harus menjadi upaya nyata untuk menjaga dan meningkatkan kualitas hidup setiap tahun. Ini juga menjadi tugas besar Ketua Forum Kota Sehat, dan kalau ada hal yang tidak berjalan, saya siap memberikan sanksi,” tegasnya.
Program Kota Sehat, lanjutnya, adalah bukti bahwa pembangunan kota tidak hanya berbicara soal infrastruktur, melainkan menghadirkan keadilan, keberlanjutan, serta kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.
“Dengan kehadiran tim validasi, kami berharap dapat lahir sistem pembangunan kota yang benar-benar terukur dan bisa menjadi pedoman dalam membangun Makassar sebagai kota sehat yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat,” tutup Munafri.
Sementara itu, Ketua Tim Validasi Lapangan Kabupaten/Kota Sehat Nasional, Andi Anugera, menjelaskan bahwa proses validasi dilakukan secara bertahap sejak pertengahan tahun.





