
Mereka khawatir langkah tersebut akan memperlebar kesenjangan antarwilayah, terutama bagi daerah dengan kapasitas fiskal rendah yang sangat bergantung pada TKD.
Jika tidak ada revisi, pemangkasan anggaran ini dikhawatirkan akan memperlemah kinerja daerah dalam menjalankan program prioritas seperti pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur.
Para pengamat menilai, harmonisasi fiskal antara pusat dan daerah harus segera dipulihkan agar semangat desentralisasi dan pemerataan pembangunan tidak tergerus oleh kebijakan efisiensi semata.
(*)





