MakassarNews

Dari Sampah Jadi Pangan, Urban Farming Jadi Ekonomi Rumah Tangga Hijau di Makassar

Sebanyak 21 booth turut meramaikan festival ini, terdiri atas berbagai instansi dan mitra, di antaranya Dinas Ketahanan Pangan dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan, Dinas Kesehatan Makassar, Balai Besar Pelatihan Pertanian, kelompok tani, toko tani, UMKM olahan hasil pertanian, perusahaan alat pertanian, hingga pelaku budidaya maggot dan tanaman hias.

DP2 juga menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam pengelolaan sampah hasil pertanian, serta bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) yang membuka layanan administrasi kependudukan di lokasi kegiatan.

BACA JUGA  Unhas Ambil Peran dalam WikiNusantara 2026, Soroti Pelestarian Bahasa Daerah

Sebagai bagian dari acara, dilakukan pula penyerahan bibit tanaman produktif kepada para camat se-Kota Makassar sebagai simbol semangat menanam dan menjaga ketahanan pangan dari skala rumah tangga.

“Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi untuk mengembangkan pertanian perkotaan yang berkelanjutan dan semakin semarak pada Urban Farming Fest 2026 mendatang,” tutup Aulia.

(*)

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4 5 6 7

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button