
“Program GATI ini lahir dari keprihatinan kita bersama, karena sekitar 75 persen anak-anak di Indonesia tidak lagi memiliki figur ayah yang menjadi teladan di rumah. Melalui gerakan ini, kami ingin mengembalikan peran ayah sebagai sosok inspiratif dan pengarah utama dalam pembentukan karakter anak,” ujar Andi Irwan.
Ia menambahkan, GATI merupakan program ketiga dari rangkaian PIKWIN yang terdiri atas lima gerakan besar, yaitu Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak), GAKI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), I-KEX (Aplikasi Keluarga Indonesia), dan Lansia Berdaya.
Menurutnya, GATI diharapkan dapat menginspirasi para ayah di Kota Makassar untuk lebih aktif dalam mendampingi anak-anak mereka, baik dalam pendidikan, pembentukan karakter, maupun ketahanan keluarga.
“Kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa ayah memiliki peran penting dalam tumbuh kembang anak, bukan hanya ibu. Keterlibatan ayah secara emosional dan edukatif bisa berdampak besar terhadap masa depan anak-anak kita,” jelasnya.
Selain peluncuran GATI, dalam kesempatan tersebut juga dibahas sinergi lintas sektor antara pemerintah, pihak swasta, dan masyarakat, terutama dalam upaya pencegahan stunting dan penguatan keluarga.





