Ia juga menyarankan Pemkot mempertimbangkan pendekatan “Buy Not Build” untuk mempercepat implementasi, belajar dari praktik kota-kota lain yang sudah lebih maju.
Penguatan Regulasi dan Komitmen Kepemimpinan
Selain masuk pada aspek teknis, dr. Udin menegaskan pentingnya dukungan regulasi. Ia menyebut DPRD tengah mendorong hadirnya Peraturan Daerah (Perda) terkait Smart City agar transformasi digital memiliki landasan hukum yang kuat dan berkelanjutan.
Ia juga menekankan bahwa komitmen pimpinan daerah menjadi faktor krusial dalam kesuksesan super apps.
“Penerapan Super Apps ini membutuhkan leadership dari atas. Jika hanya di tingkatan dinas yang bersemangat, namun tidak ada dukungan dari pucuk pimpinan, ini akan menjadi kendala,” tegasnya.
Ke depan, ia berharap implementasi Lontara Plus dapat menjadi instrumen pemantauan sekaligus evaluasi kinerja OPD secara objektif, sehingga transformasi digital Makassar berjalan lebih efektif, efisien, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Untuk selengkapnya bisa diakses melalui link berikut: http://www.youtube.com/watch?v=r8HTqqaBohs
(*)





