NasionalNews

Taruna Ikrar Kelola BPOM RI Wakili ASEAN di Abu Dhabi: Perjuangkan Regulasi Obat Global yang Lebih Adil

Jika tercapai, BPOM bukan hanya berpengaruh di ASEAN, namun diakui sebagai penentu standar internasional dalam peredaran obat dan vaksin.

Dan, lewat forum ini, Indonesia menginisiasi program nyata: Pelatihan bersama inspektur farmasi antarnegara, Berbagi data dan sistem intelijen obat palsu, Sinergi inspeksi CPOB/GMP untuk mempercepat persetujuan obat, Jaringan inspectorates yang responsif terhadap krisis global.

Tak ada lagi istilah ASEAN yang hanya ikut arus saja. Prof Taruna memastikan ASEAN ikut mengendalikan arah perjalanan industri farmasi global.

BACA JUGA  Peneliti FIKP Unhas Lakukan Riset Ekosistem Bawah Laut Bersama OceanX dan BRIN

Di akhir sesi, Prof. Taruna mendapat banyak selamat dan jabat tangan panjang dari para pemimpin regulator dunia. Indonesia kini tak hanya hadir tapi memimpin.

Begitulah. Bagi sebagian orang, ini hanya pertemuan pejabat dan para regulator. Namun bagi masyarakat ASEAN, ini adalah jejak penting agar obat yang mereka minum:

aman, bermutu, dan datang tepat waktu.

Dan di balik perjalanan itu, ada satu pesan yang ingin terus digaungkan oleh Indonesia: “Kita lebih kuat bila berjalan bersama.” BPOM, mewakili ASEAN  membawa misi kesehatan untuk dunia.

BACA JUGA  Dinas Penataan Ruang Makassar Gelar Sosialisasi PBG, Tekankan Pentingnya Standar Teknis Bangunan

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button