NasionalNews

Taruna Ikrar Kelola BPOM RI Wakili ASEAN di Abu Dhabi: Perjuangkan Regulasi Obat Global yang Lebih Adil

“BPOM membawa suara ASEAN di panggung global. Kita ingin masyarakat Asia Tenggara mendapatkan obat yang aman, berkualitas, dan terjangkau,” ujar Prof. Taruna usai sesi konferensi pers.

Ia menjelaskan tiga agenda strategis Indonesia: Regulasi berbasis sains & inspeksi berbasis risiko, Percepatan akses obat inovatif dan esensial, dan Penguatan rantai pasok regional dan kemandirian bahan baku obat.

Dengan kata lain, bukan hanya memperketat pengawasan  tetapi juga mempercepat kemajuan.

Di Tengah Ancaman Obat Palsu, Kolaborasi Jadi Harga Mati

BACA JUGA  BPOM Kawal Program Makan Bergizi Gratis: Taruna Ikrar Sidak ke Bali

Menurut Taruna Ikrar ilmuwan dunia itu, Forum IFPI menjadi momentum penting bagi ASEAN. Saat obat palsu dan produk kesehatan ilegal makin canggih menembus batas-batas negara, regulator tak bisa jalan sendiri-sendiri.

Pesan Prof taruna pun kini viral di forum itu: “Collaboration beats competition. Kita akan mencapai lebih banyak bila kita bersatu, bukan berjalan sendiri.”

Kata-kata itu langsung menyiratkan sikap BPOM sebagai pemimpin regional yang tidak hanya memikirkan kepentingan nasional semata, tetapi kesehatan publik dunia.

BACA JUGA  Appi-Aliyah Ajak Pengurus HIPMI Jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Pembangunan Kota

Taruna Ikrar Kelola BPOM RI Wakili ASEAN di Abu Dhabi: Perjuangkan Regulasi Obat Global yang Lebih Adil

Menuju Kelas Dunia

Tak banyak yang tahu, tapi BPOM sedang menapaki fase akhir penilaian WHO-Listed Authority (WLA) — status bergengsi yang menempatkan Indonesia sejajar dengan otoritas obat kelas dunia.

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button