
Bahakan, sejarah mencatat, di masa tersulit sekalipun, para dokter berdiri di garis terdepan sebagai benteng pertahanan terakhir dan pahlawan kemanusiaan.
Pada kesempatan tersebut, Munafri membeberkan kebijakan Pemerintah Kota Makassar terkait peningkatan perhatian terhadap tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah kepulauan.
Ia menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 15 ribu warga yang tersebar di delapan pulau di Kota Makassar yang membutuhkan layanan kesehatan optimal.
“Sebaran tenaga dokter kita memang belum ideal, khususnya di wilayah pulau,” tuturnya.
“Karena itu, setelah melalui diskusi dan kajian, pemerintah kota menetapkan kebijakan khusus bagi dokter dan tenaga kesehatan yang bertugas di pulau-pulau terluar, pulau sedang, dan pulau terdekat,” tambah Munafri.
Dia menegaskan, tenaga kesehatan di pulau akan diberikan perlakuan dan insentif berbeda, sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka di wilayah dengan tantangan geografis lebih berat.
Saat ini, Kota Makassar memiliki tenaga dokter yang bertugas di 47 puskesmas dan 53 rumah sakit, baik negeri maupun swasta.
Munafri menekankan pentingnya pemerataan layanan agar seluruh warga, baik di daratan maupun pulau, mendapatkan akses kesehatan yang setara.





