
SOLUSIMEDIA.ID – Para ahli kesehatan mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam mengonsumsi suplemen, khususnya Vitamin D, karena jika diminum secara berlebihan bisa menimbulkan kondisi kesehatan yang serius.
Menurut laporan terbaru, konsumsi Vitamin D lewat suplemen — terutama di musim dingin ketika orang cenderung meningkatkan asupan suplemen — berisiko memicu kondisi berbahaya yang dikenal sebagai hiperkalsemia, yaitu peningkatan kadar kalsium dalam darah melebihi batas normal.
Hiperkalsemia bisa berujung pada gangguan pencernaan seperti sakit perut dan muntah, kelemahan, sering buang air kecil, nyeri tulang, hingga masalah ginjal serius termasuk pembentukan batu ginjal.
Para pakar menegaskan bahwa toksisitas Vitamin D jarang terjadi dari paparan sinar matahari atau makanan alami, karena tubuh memiliki mekanisme untuk mengatur produksinya.
Risiko justru meningkat ketika asupan berasal dari suplemen tanpa pengawasan dokter. Cleveland Clinic menyarankan agar tidak mengonsumsi lebih dari 4.000 IU Vitamin D per hari, karena banyak suplemen yang dijual di pasaran mengandung dosis tinggi yang dapat melebihi rekomendasi aman.
Gejala hiperkalsemia sering kali diabaikan karena tampak ringan, namun jika tidak ditangani dapat menyebabkan komplikasi serius termasuk gangguan ginjal berat dan potensi kondisi darurat medis.
Untuk mencegah hal ini, masyarakat disarankan untuk memeriksa label suplemen secara cermat, mempertimbangkan sumber Vitamin D dari makanan yang diperkaya seperti susu atau yogurt, serta konsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum memulai konsumsi suplemen.
(*)





