
Begitu juga untuk lokasi pemilihan, yanag disepakati dilaksanakan di Jakarta. Hal ini dimaksudkan untuk memfasilitasi kesibukan beberapa anggota MWA dari unsur ex-officio (yaitu Mendikti Saintek dan Ketua IKA Unhas yang juga merupakan Menteri Pertanian) dan anggota MWA dari unsur masyarakat, yaitu Tony Wenas (CEO Freeport), Arsyad Rasjid (Pengusaha Nasional), dan Prof. Dr. Sangkot Marzuki (ilmuwan).
Menurut rencana, unsur Kementerian Dikti Saintek akan diwakili oleh Wakil Menteri. Namun tidak tertutup kemungkinan Menteri Dikti Saintek sendiri yang akan hadir jika waktunya memungkinkan.
Sehubungan dengan penetapan tersebut, Panitia Pemilihan Rektor segera melakukan persiapan teknis pemilihan. Sebagaimana diketahui, proses pemilihan merupakan rangkaian dari Rapat Paripurna Terbuka Luar Biasa dalam Rangka Pemilihan Rektor Universitas Hasanuddin Periode 2026-2030.
Rapat Paripurna ini akan diisi dengan pemaparan kertas kerja oleh masing-masing calon Rektor Unhas, yaitu Prof. dr. Budu, Ph.D, Sp.M(K), M.MedEd, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., dan Prof. Dr. Sukardi Weda, SS., M.Hum., M.Pd., M.Si., MM., M.Sos.I, MA.





