
Munafri menjelaskan, pemilihan Makassar Creative Hub sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Menurutnya, tempat tersebut merepresentasikan semangat kreativitas yang sejalan dengan terobosan yang dilakukan Dinas Sosial.
“Menurut saya, ini sesuatu yang sangat kreatif yang dilakukan oleh teman-teman di Dinas Sosial. Ini memperlihatkan bahwa ketika ada niat dan upaya, insyaallah akan berbuah hasil yang baik,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, kebutuhan kendaraan operasional untuk kegiatan penjangkauan sosial sebelumnya telah disampaikan oleh Dinas Sosial.
Menindaklanjuti hal itu, Pemkot Makassar memaksimalkan sejumlah mobil aset daerah yang sudah lama tidak terpakai untuk direvitalisasi dan digunakan kembali.
“Saya disampaikan bahwa Dinas Sosial butuh kendaraan operasional untuk melakukan jangkauan-jangkauan terhadap kegiatan sosial yang akan dilaksanakan,” tuturnya.
“Di bagian aset kita, ada beberapa mobil yang sebenarnya sudah lama tidak terpakai dan bisa dimaksimalkan dengan baik,” sambung Appi.
Munafri bahkan membuka peluang penambahan kendaraan jika masih terdapat aset serupa yang belum dimanfaatkan. Ia juga menegaskan, langkah ini seharusnya menjadi contoh bagi organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya.





