News

Wali Kota Makassar Suarakan Kawasan Bebas Rokok di Forum Internasional APCAT

Ia juga mengingatkan bahwa strategi promosi industri tembakau kini mengalami pergeseran.

Jika sebelumnya dilakukan secara terbuka melalui iklan, kini pendekatan yang digunakan bersifat subliminal dan menyerupai promosi produk konsumsi sehari-hari.

Dalam konteks tersebut, Bima Arya mengingatkan para kepala daerah agar tidak lengah dan tetap konsisten menjalankan kebijakan pengendalian tembakau.

Ia menegaskan pemerintah daerah tidak boleh tergoda oleh program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) industri rokok.

“Nilainya tidak sebanding dengan beban kesehatan dan biaya sosial yang harus ditanggung masyarakat akibat konsumsi tembakau,” ujarnya.

BACA JUGA  Empati untuk Korban Bencana, Wali Kota Makassar Imbau Perayaan Tahun Baru Lebih Sederhana

Menutup sambutannya, Bima Arya menyampaikan tiga pesan kunci bagi keberlanjutan gerakan APCAT ke depan, yakni inovasi, co-creation, dan regenerasi.

Inovasi diperlukan untuk memperkuat riset dan kampanye yang relevan dengan karakter generasi muda, khususnya Generasi Z dan Generasi Y.

Sementara co-creation ditekankan sebagai model kemitraan setara antara pemerintah, korporasi, dan komunitas dalam merumuskan solusi bersama.

Adapun regenerasi kepemimpinan dinilai penting agar gerakan pengendalian tembakau tetap hidup, berkelanjutan, dan terus diperbarui oleh generasi penerus.

BACA JUGA  Pimpin Apel Dishub, Wali Kota Makassar Ingatkan Etika Bertugas di Lapangan

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button