MakassarNews

Aduan Warga Harus Cepat Ditindak, Munafri Wajibkan Semua RT/RW Pakai Aplikasi Lontara+

Terkait retribusi sampah, Wali Kota menjelaskan bahwa kebijakan pembebasan biaya hanya diberikan kepada warga kurang mampu, salah satunya diukur melalui daya listrik rumah tangga 900 watt.

“Kalau tinggal di perumahan real estate, tidak bisa minta gratis sampah. Ini soal keadilan,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Munafri juga memperkenalkan sistem pengaduan publik berbasis digital melalui aplikasi Lontara.

Seluruh RT/RW diwajibkan mengunduh aplikasi tersebut agar aduan warga dapat ditindaklanjuti dengan cepat. Ia menegaskan aduan yang tidak ditangani dalam dua hari akan langsung masuk ke ponsel pribadinya.

BACA JUGA  Rakor Bersama Jajaran Setda Makassar, Munafri Arifuddin: Koordinasi Kunci Tertibnya OPD

“Persoalan jalan, sampah, dan drainase harus cepat diselesaikan. Alhamdulillah, tahun ini banjir di Makassar jauh berkurang dibanding tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.

Di akhir arahannya, Munafri mengingatkan agar RT/RW meninggalkan sekat politik dan kepentingan kelompok.

Ia menegaskan seluruh RT/RW kini merupakan bagian dari Pemerintah Kota Makassar yang bertugas menyukseskan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga.

“Hari ini tidak ada lagi orangnya A, orangnya B, atau orangnya C. Semua adalah orangnya Wali Kota Makassar,” pungkasnya.

BACA JUGA  Melinda Aksa Dorong 18 Pasar di Makassar Disiplin Pilah Sampah dari Sumber

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4 5Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button