
Rektor Unhas Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., menegaskan bahwa K3 harus menjadi bagian yang terintegrasi dalam tata kelola universitas.
K3 merupakan aspek fundamental dalam mendukung produktivitas dan keberlanjutan institusi, sebagaimana praktik yang telah lama diterapkan secara ketat di berbagai negara maju.
“Kami bangga karena K3 Unhas telah bertransformasi secara menyeluruh dan detail. K3 tidak hanya menjadi kebutuhan internal, tetapi juga bagian dari dukungan terhadap program strategis pemerintah. Melalui Duta K3 di setiap unit kerja, kami membangun penggerak budaya kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan di lingkungan kampus,” jelas Prof JJ.
Lebih lanjut, Prof JJ mendorong pimpinan unit kerja lingkup Unhas untuk menjadi teladan dalam membangun kebiasaan hidup sehat dan aktif.
Prinsip anti mager dinilai penting untuk terus digaungkan melalui saling mengingatkan, serta memperluas dimensi kenyamanan bekerja yang ditopang oleh kondisi fisik yang prima.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulawesi Selatan, H. Suherman, S.E., M.M. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya komitmen kolektif dalam membangun budaya kerja sehat dan aman yang terintegrasi dengan gerakan peningkatan aktivitas fisik masyarakat.





