
Selain itu, prinsip keselamatan harus menjadi prioritas dalam seluruh aktivitas perkuliahan, berkendara, dan pekerjaan administratif.
“Duta K3 Unhas adalah wajah perubahan dan simbol komitmen nyata. K3 bukan sekadar slogan, melainkan budaya kerja yang harus dihidupi dan diterapkan secara konsisten. Jadikan Unhas sebagai benchmarking kampus sehat dan kampus aman nasional,” tutup Suherman.
Melalui gerakan Mission Possible, Unhas menegaskan perannya sebagai institusi yang adaptif terhadap tantangan kesehatan modern.
Integrasi keselamatan, kesehatan, dan produktivitas diharapkan mampu menciptakan ekosistem kerja kampus yang lebih kuat, resilien, dan berorientasi masa depan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pencanangan resmi Unhas Sehat, Anti Mager sebagai bentuk kolaborasi nyata dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
(*)





