
Setelah pengunduran diri resmi ini dikonfirmasi, struktur pengurus klub mengalami penyesuaian sementara.
Rafael Yuste ditunjuk sebagai presiden interin sampai pemilihan presiden baru selesai, dengan anggota dewan lainnya seperti Josep Cubells sebagai wakil presiden dan sekretaris, serta Alfons Castro sebagai bendahara.
Komposisi susunan pengurus baru ini akan tetap menjalankan fungsi operasional dan administratif hingga akhir masa jabatan yang dijadwalkan berakhir pada 30 Juni 2026.
Pengunduran diri Laporta sekaligus menandai dimulainya proses kampanye menuju pemilihan presiden klub.
Sebagai presiden yang telah memimpin Barcelona sejak Maret 2021, Laporta menyatakan siap untuk mencalonkan diri kembali dengan harapan mendapatkan mandat baru dari anggota (socios) klub.
Dalam pernyataannya kepada media internal klub, Laporta menekankan rasa bangganya atas perkembangan dan kemajuan yang dicapai Barcelona sepanjang masa jabatannya.
“Saya meninggalkan jabatan ini dengan rasa bangga,” ungkap Laporta, menyoroti perubahan struktural, prestasi kompetitif, dan stabilitas finansial yang dicapai selama ia memimpin klub tersebut.





