
SOLUSIMEDIA.ID,MAKASSAR – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Makassar Raya, terus berupaya melakukan pembenahan menyeluruh di tengah kompleksitas persoalan pasar tradisional yang telah berlangsung bertahun-tahun.
Mulai dari penataan pedagang, perbaikan tata kelola retribusi, seluruh langkah tersebut kini mulai menunjukkan hasil yang signifikan.
Dengan melakukan pendekatan humanis kepada pedagang serta pembenahan sistem manajemen secara menyeluruhselain fokus pada penegakan aturan.
Transformasi ini dilakukan sebagai respons atas kondisi perusahaan yang sebelumnya sempat mengalami kerugian, sekaligus menjawab tantangan pengelolaan 18 pasar induk dan sejumlah pasar darurat di Kota Makassar.
Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Makassar Raya, Ali Gauli Arief, memaparkan secara terbuka progres peningkatan pendapatan, kebijakan penarikan retribusi, penataan pedagang pasar tumpah, tradional serta langkah-langkah pembenahan internal perusahaan sejak dirinya memimpin Perumda Pasar Makassar Raya.
“Melalui penerapan digitalisasi, evaluasi sumber daya manusia, serta penguatan koordinasi lintas instansi, kami berupaya meminimalkan kebocoran pendapatan dan menciptakan pasar yang lebih tertib, bersih, dan berdaya saing,” ujarnya, Senin (5/1/2026), di dampingi Direktur Operasional (Dirops) PD Pasar, Rusli Patara.





