
“Kita ingin memastikan masyarakat mendapatkan harga eceran yang sesuai dengan aturan pemerintah. Ini juga untuk menghindari selisih harga yang dimainkan oleh tengkulak,” jelasnya.
Munafri memastikan kegiatan pasar murah tidak hanya berlangsung sehari, melainkan terus digelar hingga mendekati Hari Raya Idul Fitri di berbagai titik berbeda yang menjangkau seluruh kelurahan.
“Ini berjalan sampai H-1 Lebaran. Setiap hari kita buka di sembilan titik dan diupayakan menjangkau hampir seluruh kecamatan, minimal satu kelurahan setiap kecamatan,” katanya.
Munafri cukup lama berdiri melihat antusiasme warga yang memadati lokasi pasar murah sejak pagi meski cuaca matahari terik. Untuk memastikan pemerataan, Ia memastikan pembelian bahan pokok perorang dibatasi agar lebih banyak warga dapat merasakan manfaat program tersebut.
“Alhamdulillah animo warga sangat bagus. Karena itu pembeliannya juga kita batasi supaya semua masyarakat punya kesempatan yang sama mendapatkan bahan pokok dengan harga yang sudah ditetapkan,” pungkasnya.
Diketahui, dalam gerakan pasar murah tersebut masyarakat dapat membeli lima komoditas utama dengan harga subsidi.





