
Kelas perdana ini diikuti oleh jajaran pimpinan tertinggi, mulai dari Rektor Unhas, Ketua Senat Akademik, para Wakil Rektor, hingga para Dekan di lingkungan universitas.
Kehadiran seluruh unsur pimpinan ini mencerminkan kohesi institusional dalam mendukung agenda internasionalisasi yang lebih substantif.
Program ini dipandu oleh Prof. Dr. Yusring Sanusi Baso, M.App. Ling., seorang pakar linguistik terapan Unhas. Beliau menguraikan dimensi akademik pada proses pembelajaran.
Alih-alih sekadar pengenalan tata bahasa konvensional, kelas ini dirancang untuk membedah kaitan antara aspek kebahasaan dengan konteks sosiokultural serta protokol profesional di kawasan Timur Tengah.
“Pendekatan ini bertujuan membekali para pimpinan dengan cultural capital (modal budaya) yang krusial dalam menavigasi kolaborasi riset dan pendidikan di level transnasional,” kata Prof. Yusrin.
Pada kesempatan yang sama, Rektor Unhas Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., menekankan bahwa inisiasi ini melampaui sekadar kegiatan seremonial. Program ini merupakan instrumen strategis untuk memecah hambatan komunikasi dalam membangun kemitraan global.





