
Selain korban jiwa, gempa juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas publik dan bangunan milik warga. Dinding lantai empat Kantor Wali Kota Bitung dilaporkan runtuh, sementara Kantor BPBD Bitung juga mengalami kerusakan pada bagian dinding.
Kerusakan serupa terjadi di permukiman warga, termasuk di Kelurahan Bitung Barat Dua, Kecamatan Maesa, serta beberapa rumah ibadah di wilayah terdampak.
Di sisi lain, fenomena surutnya air laut sempat terjadi sesaat setelah gempa. BPBD mencatat air laut di kawasan Pantai Girian Bawah surut sejauh 7 hingga 10 meter dari garis pantai, sementara di Pantai Candi, Bitung Barat Dua, air laut surut sekitar 5 meter.
Selain di Bitung, dampak gempa juga dirasakan di Manado. Salah satu bangunan yang dilaporkan mengalami kerusakan adalah Gedung KONI Sario di bagian barat.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih terus melakukan pendataan dan penanganan di lokasi terdampak, serta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.
(*)





