

“Dunia kerja hari ini tidak hanya membutuhkan tenaga teknis, tetapi individu yang mampu belajar cepat, berpikir kritis, dan beradaptasi dalam situasi yang terus berubah,” jelas Prof. JJ.
Sementara itu Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. drg. Muhammad Ruslin, menyampaikan laporan akademik sekaligus memaparkan berbagai capaian dan strategi penguatan sektor akademik dan kemahasiswaan.
Unhas terus memperkuat sistem monitoring penyelesaian studi mahasiswa guna meningkatkan jumlah lulusan tepat waktu sekaligus menekan angka keterlambatan studi. Upaya ini berkaitan erat dengan Angka Efisiensi Edukasi (AEE) sebagai bagian dari Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi.
“Percepatan penyelesaian studi dilakukan melalui penguatan monitoring kemajuan akademik, penetapan milestone yang terukur, optimalisasi peran dosen pembimbing, serta intervensi akademik sejak dini,” jelas Prof. Ruslin.
Berbagai langkah strategis juga ditempuh melalui penguatan tata kelola akademik, pengendalian masa studi, serta peningkatan efektivitas penyelenggaraan pendidikan di seluruh jenjang. Integrasi capaian AEE ke dalam sistem kinerja pimpinan fakultas dan program studi diharapkan mampu mendorong peningkatan kinerja institusi secara menyeluruh.





