SOLUSIMEDIA.ID,MAKASSAR-Universitas Hasanuddin mencatatkan kelulusan sebanyak 1.664 wisudawan pada periode April 2026, terdiri atas 619 laki-laki (37,20%) dan 1.045 perempuan (62,80%). Capaian ini mencerminkan konsistensi kinerja akademik dalam menjaga produktivitas lulusan di berbagai jenjang pendidikan. Prosesi wisuda berlangsung dalam dua sesi, yakni pada Rabu (1/4) dan Kamis (2/4), bertempat di Baruga A.P. Pettarani, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar. Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc.,di hadapan wisudawan menegaskan urgensi penguatan kapasitas adaptif, literasi teknologi, dan pola pikir berkembang sebagai fondasi utama kesiapan lulusan dalam merespons transformasi global. Transformasi global yang ditandai oleh krisis energi, eskalasi geopolitik, serta disrupsi teknologi telah mengubah struktur ekonomi dan pasar kerja secara signifikan. Dalam konteks ini, lulusan dihadapkan pada kebutuhan untuk memiliki kapasitas adaptasi yang tinggi serta kemampuan membaca perubahan sebagai bagian dari strategi keberlanjutan. Prof. JJ menekankan bahwa penguasaan teknologi menjadi determinan utama daya saing. Pergeseran paradigma global menunjukkan bahwa kekuatan suatu bangsa tidak lagi ditentukan oleh kepemilikan sumber daya alam, tetapi oleh kapasitas inovasi dan penguasaan teknologi. “Dunia kerja hari ini tidak hanya membutuhkan tenaga teknis, tetapi individu yang mampu belajar cepat, berpikir kritis, dan beradaptasi dalam situasi yang terus berubah,” jelas Prof. JJ. Sementara itu Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. drg. Muhammad Ruslin, menyampaikan laporan akademik sekaligus memaparkan berbagai capaian dan strategi penguatan sektor akademik dan kemahasiswaan. Unhas terus memperkuat sistem monitoring penyelesaian studi mahasiswa guna meningkatkan jumlah lulusan tepat waktu sekaligus menekan angka keterlambatan studi. Upaya ini berkaitan erat dengan Angka Efisiensi Edukasi (AEE) sebagai bagian dari Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi. “Percepatan penyelesaian studi dilakukan melalui penguatan monitoring kemajuan akademik, penetapan milestone yang terukur, optimalisasi peran dosen pembimbing, serta intervensi akademik sejak dini,” jelas Prof. Ruslin. Berbagai langkah strategis juga ditempuh melalui penguatan tata kelola akademik, pengendalian masa studi, serta peningkatan efektivitas penyelenggaraan pendidikan di seluruh jenjang. Integrasi capaian AEE ke dalam sistem kinerja pimpinan fakultas dan program studi diharapkan mampu mendorong peningkatan kinerja institusi secara menyeluruh. Memasuki tahun 2026, mahasiswa Unhas turut mencatatkan prestasi membanggakan. Hingga akhir Maret, sebanyak 76 medali berhasil diraih oleh 146 mahasiswa pada berbagai ajang, mulai dari tingkat internasional hingga lokal, dengan capaian dari medali emas hingga honorable mention. Adapun distribusi wisudawan berdasarkan jenjang pendidikan meliputi: Program Sarjana Terapan (13 orang), Sarjana (1.027 orang), Profesi (34 orang), Magister (422 orang), Doktor (89 orang), Spesialis (77 orang), dan Subspesialis (2 orang). Dari sisi capaian akademik, rata-rata IPK lulusan tergolong tinggi di seluruh jenjang. Program Sarjana mencatat IPK rata-rata 3,68 dengan masa studi 4 tahun 2 bulan, sementara Program Magister mencapai IPK 3,93 dan Program Doktor 3,96. Bahkan, sejumlah lulusan terbaik berhasil meraih IPK sempurna (4,00) dengan masa studi relatif singkat di berbagai jenjang. Distribusi wisudawan juga tersebar di seluruh fakultas, dengan jumlah terbesar berasal dari Fakultas Teknik (215 orang), Fakultas Kedokteran (213 orang), serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis (157 orang). Seluruh rangkaian prosesi wisuda berlangsung lancar dan khidmat yang di gelar selama dua hari. Pada hari pertama, sebanyak 839 wisudawan mengikuti upacara, sementara pada hari kedua diikuti oleh 825 wisudawan.(*)