Lifestyle

INAPLAS Ungkap Lonjakan Harga Plastik Imbas Kenaikan Nafta akibat Konflik Timur Tengah

“Di minggu kelima itu kita sudah mulai mencari alternatif masukan nafta di luar Middle East. Bisa dari Afrika, bisa dari Asia Tengah maupun dari Amerika,” tutur Fajar.

Namun demikian, langkah tersebut diperkirakan tetap akan berdampak pada kenaikan harga.

Hal ini disebabkan oleh perubahan rantai pasok, termasuk waktu pengiriman yang lebih lama serta peningkatan biaya logistik dan asuransi.

“Kalau dari Middle East ke Indonesia itu waktu pengiriman hanya 10 sampai 15 hari. Nah yang dari sumber di luar Middle East itu paling cepat adalah 50 hari. Sehingga supply chain akan berubah, karena waktu pengiriman berubah. Kemudian ongkos juga berubah, asuransi juga berubah, semuanya serba berubah,” ujar Fajar.

BACA JUGA  Mengapa Kucing Sering Mencakar Barang-barang di Rumah? Ini 4 Sebab Utamanya

Selain mengandalkan impor, INAPLAS juga mendorong pemanfaatan bahan baku alternatif dari dalam negeri, seperti kondensat, LPG, maupun propana. Upaya ini diharapkan dapat membantu mengurangi ketergantungan terhadap nafta impor.

“Ya pengganti nafta ini bisa dari kondensat, bisa dari LPG atau propana. Nah kalau dari kondensat sepertinya di Indonesia ada,” tutur Fajar.

Ia juga berharap pemerintah dapat membantu memetakan potensi bahan baku alternatif yang tersedia di dalam negeri guna menutup kekurangan pasokan nafta.

BACA JUGA  Waspada Sebelum Beli Mobil Bekas: 5 Tanda Mesin Mobil Mulai “Capek” yang Bikin Kamu Pikir Dua Kali

Lihat Semua

Previous page 1 2 3Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button