
SOLUSIMEDIA.ID-MAKASSAR — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka penyusunan Rencana Induk Pengelolaan Sampah (RIPS) Kota Makassar Tahun 2026–2030, yang berlangsung di Auditorium PKK Lantai 2, Jumat (17/04/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi, berkelanjutan, dan berbasis pengolahan di sumber.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Helmy Budiman, dalam arahannya menegaskan bahwa penyusunan RIPS menjadi fondasi penting dalam penataan sistem persampahan ke depan.
“RIPS ini akan menjadi panduan utama kita dalam membangun sistem pengelolaan persampahan yang lebih terarah dan terintegrasi. Karena itu, dukungan data dan peran aktif seluruh wilayah menjadi kunci agar perencanaan ini bisa tepat sasaran,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi cepat lintas wilayah, khususnya di tingkat kecamatan dan kelurahan, sebagai ujung tombak pengelolaan sampah.
Menurutnya, tanpa keterlibatan aktif camat, lurah, hingga masyarakat dalam memilah sampah dari rumah, upaya perbaikan sistem pengelolaan sampah tidak akan berjalan optimal.





