
“Jadilah satu keluarga yang tidak terpisahkan. Saling menjaga dan membantu, karena ini adalah perjalanan spiritual yang dijalani bersama,” pesannya.
Munafri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya jajaran Kementerian Haji dan Umrah, atas peran dan dukungannya dalam proses pemberangkatan jemaah tahun ini. Ia menyebut pelepasan jemaah di Rumah Jabatan Wali Kota sebagai momen yang cukup bersejarah.
“Ini mungkin menjadi satu sejarah. Belum pernah ada jemaah haji dilepas di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, jumlah jemaah yang cukup besar serta adanya masa transisi kuota menjadi pertimbangan pemilihan lokasi pelepasan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Munafri juga menitipkan doa kepada para jemaah agar mendoakan Kota Makassar dan masyarakatnya selama berada di Tanah Suci.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Makassar, Muhammad Amrullah Arief, memastikan bahwa seluruh JCH telah melalui proses persiapan yang ketat, terutama dari sisi kesehatan.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan dilakukan secara menyeluruh sebagai bagian dari pemenuhan syarat istitha’ah, yakni kemampuan fisik dan mental yang menjadi ketentuan utama bagi calon jemaah haji.





