
“Prosesnya sangat ketat dalam pengawalan dan pemeriksaan kesehatan. Itulah yang dimaksud dengan istitha’ah, sehingga jemaah benar-benar siap diberangkatkan,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Makassar serta sejumlah rumah sakit untuk memastikan seluruh jemaah memenuhi standar kesehatan.
Amrullah juga mengungkapkan, jumlah jemaah haji asal Kota Makassar tahun ini mencapai sekitar 331 orang. Sebagian di antaranya telah lebih dahulu diberangkatkan melalui beberapa kelompok terbang (kloter), yakni kloter 1, kloter 4, dan kloter 10.
“Kota Makassar juga menjadi pelengkap untuk mengisi kuota kloter yang masih kosong di Sulawesi Selatan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa daftar tunggu jemaah haji Kota Makassar untuk tahun 2027 diperkirakan mencapai sekitar 2.080 orang di luar pendamping mahram dan lansia. Secara keseluruhan, jumlah jemaah pada tahun mendatang diproyeksikan berada pada kisaran 2.400 hingga 2.700 orang.
“Kami akan terus melakukan sinkronisasi dengan Pemerintah Kota Makassar guna memastikan kesiapan fisik seluruh jemaah, sehingga pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan lancar dan optimal,” tutupnya.





