
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, melakukan kunjungan kerja ke Kota Makassar, Sulawesi Selatan, untuk memantau sekaligus memastikan kelancaran proses pemberangkatan jemaah calon haji (JCH) asal Maluku Utara melalui Embarkasi Makassar.
Kunjungan tersebut berlangsung di Asrama Haji Sudiang Makassar, Kamis (30/4/2026). Dalam agenda ini, Sherly didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maluku Utara, termasuk Wakil Gubernur Sarbin Sehe serta pimpinan dan anggota DPRD.
Setibanya di lokasi, Sherly bersama rombongan langsung menuju Aula Mina untuk menyapa serta menyalami para jemaah calon haji asal Maluku Utara yang tergabung dalam Embarkasi Makassar. Total jemaah yang akan diberangkatkan tahun ini sebanyak 768 orang.
Dalam kesempatan tersebut, Sherly meninjau langsung fasilitas penginapan yang digunakan para jemaah. Ia mengaku puas dengan kondisi kamar yang dinilai bersih, nyaman, dan layak.
“Saya sudah melihat langsung kondisi kamar jemaah, semuanya bagus, bersih, dan nyaman. Saya juga sempat bertanya kepada jemaah kloter 13 yang sudah menginap, mereka merasa pelayanannya sangat baik,” ujarnya.
Selain melakukan pemantauan, Sherly juga menyerahkan bantuan uang saku kepada seluruh JCH asal Maluku Utara dengan total anggaran mencapai Rp1,152 miliar. Bantuan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), dengan nominal Rp1,5 juta untuk setiap jemaah, termasuk pendamping.
Ia menjelaskan, terdapat peningkatan nilai bantuan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, bantuan yang diberikan sebesar Rp1 juta per jemaah, sementara tahun ini dinaikkan menjadi Rp1,5 juta.
“Tahun ini kita naikkan menjadi Rp1,5 juta per jemaah. Semoga ke depan bisa terus meningkat,” katanya.
Sherly juga menyampaikan harapannya agar seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar, sehat, serta kembali ke tanah air dalam kondisi baik.
“Semoga seluruh jemaah haji Maluku Utara diberikan kelancaran, kemudahan, dan kesehatan selama menjalankan ibadah, hingga kembali ke tanah air dengan selamat,” tuturnya.
Ia menegaskan, kehadiran seluruh unsur Forkopimda Maluku Utara di Makassar merupakan bentuk dukungan penuh pemerintah daerah terhadap para jemaah, sekaligus memastikan mereka mendapatkan pelayanan terbaik selama berada di embarkasi.
“Kami hadir lengkap bersama jajaran pemerintah daerah untuk memastikan seluruh jemaah mendapatkan pelayanan terbaik di Embarkasi Makassar,” tegasnya.
Sherly juga mengapresiasi sinergi berbagai pihak yang telah membantu kelancaran proses pemberangkatan, baik dari Kanwil Kementerian Agama Maluku Utara, Sulawesi Selatan, maupun pengelola Asrama Haji Sudiang.
Sebelumnya, pelepasan jemaah calon haji telah dilakukan di Maluku Utara pada 28 April 2026. Namun, pemerintah daerah tetap melakukan pendampingan hingga tahap keberangkatan dari Makassar.
Sebanyak 768 jemaah calon haji asal Maluku Utara tahun ini terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni kloter 13 sebanyak 380 jemaah yang telah tiba di Makassar pada 29 April, serta kloter 15 berjumlah 377 jemaah yang dijadwalkan menyusul pada 30 April.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara memastikan akan terus mendampingi hingga seluruh jemaah diberangkatkan ke Tanah Suci dengan aman dan lancar. (*)





