
Pada momentum yang sama, Pemkot Makassar turut meluncurkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SD dan SMP tahun ajaran 2026, sebagai upaya menghadirkan sistem penerimaan yang lebih transparan, akuntabel, dan berkeadilan.
Munafri menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam pembangunan kota yang berdaya saing. Ia bahkan menargetkan Makassar dapat menjadi salah satu daerah dengan kualitas pendidikan terbaik di Indonesia.
Untuk itu, pemerintah akan memperkuat fokus anggaran pada sektor pendidikan dan kesehatan, dengan memastikan program yang dijalankan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Di sisi lain, penguatan pendidikan karakter, pembenahan infrastruktur sekolah, serta peningkatan kesejahteraan guru juga menjadi perhatian utama. Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan penggunaan gadget pada anak karena berpengaruh terhadap perkembangan sosial dan karakter.
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menambahkan bahwa Hardiknas menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pendidikan bermutu.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga harus mampu membentuk karakter, moral, serta menjaga nilai budaya lokal di tengah perkembangan teknologi.





