
Sementara itu, jalur domisili, afirmasi, dan mutasi akan berlangsung pada 9–13 Juni 2026, dengan pengumuman hasil pada 14 Juni dan tahap daftar ulang pada 15–17 Juni 2026.
Sebagai bagian dari inovasi layanan publik, Pemkot Makassar menghadirkan sistem digital terintegrasi melalui aplikasi LONTARA+ yang dapat dipantau secara real-time oleh masyarakat.
Selain melalui aplikasi, akses layanan juga tetap disediakan melalui laman resmi SPMB Makassar guna memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat mengikuti proses pendaftaran dengan mudah.
Munafri menjelaskan, sistem baru tersebut dirancang untuk menjawab berbagai persoalan yang muncul pada pelaksanaan SPMB tahun sebelumnya, termasuk kendala server dan dugaan praktik titipan yang memicu keresahan publik.
“Semua sistem tahun lalu kita evaluasi. Apa yang kurang kita perbaiki. Tahun ini kita pastikan tidak ada lagi alasan server down,” tegasnya.
Untuk mengantisipasi gangguan teknis, Pemkot Makassar menyiapkan tiga server terpisah untuk jenjang TK, SD, dan SMP. Sistem juga dilengkapi fitur live chat pengaduan, notifikasi otomatis melalui WhatsApp dan email, hingga pengecekan data siswa seperti NISN dan status kepesertaan.





