MakassarNews

Munafri Tegaskan Reformasi ASN Makassar, Promosi Jabatan Kini Berbasis Sistem dan Kompetensi

SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat langkah reformasi birokrasi dengan menghadirkan sistem pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang lebih profesional, transparan, dan berbasis kompetensi.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmennya untuk menghapus paradigma lama dalam proses mutasi maupun promosi jabatan ASN yang selama ini kerap dipersepsikan dipengaruhi faktor nonteknis.

Komitmen tersebut disampaikan saat kegiatan Ekspose Manajemen Talenta Pemerintah Kota Makassar bersama jajaran Badan Kepegawaian Negara di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Sabtu (9/5/2026).

Dalam kegiatan itu, Pemkot Makassar mempresentasikan penerapan aplikasi SIMATA atau Sistem Informasi Manajemen Talenta yang menjadi instrumen digital dalam pengelolaan karier ASN secara objektif dan terukur.

Munafri menegaskan bahwa penerapan manajemen talenta bukan sekadar memenuhi aspek administratif, melainkan langkah strategis untuk memastikan setiap ASN ditempatkan sesuai kompetensi, kapasitas, dan kinerja yang dimiliki.

“Pemkot Makassar menginginkan pola penjenjangan karier ASN yang jelas, transparan, dan akuntabel. Seluruh ASN harus berada pada posisi yang benar-benar sesuai kemampuan dan kompetensinya. The right man on the right place,” ujarnya.

BACA JUGA  Gelar ToT Media Massa, OJK Dorong Wartawan Jadi Duta Edukasi Finansial

Menurutnya, sistem berbasis digital tersebut akan menjadi fondasi penting dalam membangun birokrasi modern yang akuntabel dan berintegritas di Kota Makassar.

Ia menekankan, seluruh proses promosi, mutasi, hingga pengangkatan jabatan ke depan harus berjalan berdasarkan sistem dan data, bukan karena pengaruh di luar ketentuan teknis.

“Kami ingin memastikan tidak ada lagi kesan bahwa promosi dan mutasi dilakukan karena faktor nonteknis. Semua harus berbasis sistem, kompetensi, dan kinerja,” tegas Munafri.

Dalam agenda tersebut turut hadir Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN BKN, Herman, Deputi Bidang Penyelenggaraan Layanan Manajemen ASN BKN, Rahman Hadi, serta Sekretaris Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN, Diah Kusuma Ismuwardani.

Deputi BKN, Herman, menilai Pemkot Makassar telah menunjukkan kesiapan yang matang dalam penerapan manajemen talenta ASN sebagai bagian dari penguatan sistem merit dan reformasi birokrasi daerah.

BACA JUGA  Munafri Gaungkan Gerakan Lari Setiap Akhir Pekan Menuju MHM 2026

Menurutnya, seluruh ASN perlu memahami arah pengembangan karier masing-masing, termasuk kompetensi yang harus ditingkatkan untuk menduduki posisi tertentu.

“Yang terpenting adalah seluruh pegawai mengetahui bahwa Kota Makassar telah memiliki model pengembangan ASN berbasis manajemen talenta. ASN jadi memahami apa yang harus ditingkatkan, baik dari sisi kinerja maupun kualifikasi,” jelasnya.

Sementara itu, Rahman Hadi mendorong Pemkot Makassar untuk terus melakukan sosialisasi kepada ASN agar aktif memperbarui data kompetensi, prestasi, dan rekam jejak pada sistem SIMATA.

Ia menilai sistem tersebut akan memperkuat objektivitas dalam pengembangan karier ASN sekaligus memberikan dasar yang kuat bagi kepala daerah dalam mengambil keputusan kepegawaian.

“Dengan manajemen talenta, kepala daerah memiliki argumentasi yang kuat karena seluruh proses berbasis sistem dan data,” pungkasnya. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button