
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly menegaskan seluruh program kerja KORPRI Kota Makassar harus disusun selaras dengan visi dan misi pemerintah, mulai dari tingkat pusat, provinsi hingga Pemerintah Kota Makassar.
Penegasan tersebut disampaikan Andi Zulkifly saat membuka Rapat Kerja Dewan Pengurus KORPRI Kota Makassar yang berlangsung di Novotel Makassar, Rabu (13/5).
Menurutnya, rapat kerja ini menjadi agenda strategis bagi kepengurusan baru KORPRI Kota Makassar dalam merumuskan arah organisasi sekaligus menyusun berbagai program dan inovasi yang berdampak bagi anggota maupun masyarakat.
“Ini adalah rapat kerja pertama bagi pengurus KORPRI yang baru saja dilantik. Tentu ini menjadi agenda yang sangat strategis karena kita akan merumuskan program dan inovasi untuk menjadikan KORPRI sebagai organisasi yang kuat, netral, mandiri, dan profesional,” ujarnya.
Andi Zulkifly menekankan agar setiap program yang disusun memiliki dasar regulasi yang jelas dan tetap terkoneksi dengan arah pembangunan pemerintah.
Ia mengingatkan, program kerja KORPRI tidak boleh berjalan sendiri tanpa mendukung visi organisasi maupun kebijakan pemerintah daerah dan pusat.
“Jangan membuat program yang tidak terkoneksi dengan visi misi KORPRI maupun program pemerintah. Semua harus selaras dan terintegrasi agar arah pembangunan berjalan sesuai tujuan,” tegasnya.
Mantan Camat Ujung Pandang itu juga menjelaskan, KORPRI merupakan satu-satunya wadah yang menghimpun seluruh aparatur sipil negara, mulai dari ASN, PPPK, CPNS hingga pegawai perusahaan daerah di lingkup pemerintahan.
Karena itu, lanjutnya, seluruh program yang dijalankan KORPRI harus mampu memperkuat pelayanan publik serta mendukung tata kelola pemerintahan yang baik.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Zulkifly turut meminta seluruh pengurus KORPRI Kota Makassar mendukung pelaksanaan MTQ KORPRI tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung di Makassar pada Agustus mendatang.
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan berskala nasional itu menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bagi Kota Makassar sebagai tuan rumah.
“Ini membawa nama baik Kota Makassar. Saya berharap seluruh pengurus aktif membantu dan menyukseskan pelaksanaan MTQ KORPRI tingkat nasional,” katanya.
Selain itu, ia juga mendorong pembentukan koperasi KORPRI sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan anggota sekaligus mendukung program nasional pembentukan koperasi di tingkat kelurahan dan desa.
“Kita ingin menjadi contoh. Jangan sampai pemerintah mengajak masyarakat membentuk koperasi, tetapi organisasi kita sendiri tidak memiliki koperasi,” ujarnya.
Menurut Andi Zulkifly, koperasi KORPRI nantinya perlu dikelola secara modern dengan dukungan teknologi informasi agar mampu berkembang dan memberi manfaat nyata bagi para anggota.
Tak hanya soal kelembagaan, Sekda Makassar itu juga meminta pengurus KORPRI menjadi pelopor pengelolaan sampah di setiap kantor perangkat daerah melalui pembentukan bank sampah dan sistem pemilahan sampah.
Ia menilai persoalan utama pengelolaan sampah di Kota Makassar saat ini terletak pada proses pemilahan sampah sejak dari sumbernya.
Karena itu, seluruh pengurus KORPRI diharapkan dapat menjadi agen lingkungan di kantor masing-masing untuk mendukung program prioritas pemerintah dalam penanganan sampah.
Di akhir sambutannya, Andi Zulkifly turut mendorong penyusunan program yang dapat memperkuat solidaritas dan kekompakan ASN melalui kegiatan olahraga maupun aktivitas kebersamaan lainnya.
Menurutnya, kegiatan seperti tenis, lari, jalan santai dan olahraga lainnya efektif membangun kebersamaan sekaligus menjaga soliditas antar ASN di lingkup Pemerintah Kota Makassar. (*)





