
Salah satunya Sekolah Lansia Sipakalebbi di Kecamatan Manggala yang dinilai berhasil menghadirkan ruang belajar berkelanjutan bagi lansia.
Melinda menjelaskan, konsep Sekolah Lansia tersebut dirancang layaknya pendidikan formal dengan jenjang pembelajaran mulai tingkat S1 hingga S3, guna meningkatkan kualitas hidup lansia melalui proses belajar sepanjang hayat.
“Antusiasme para peserta sangat luar biasa. Banyak pensiunan yang tetap ingin aktif dan terus belajar. Ini membuktikan bahwa semangat belajar tidak dibatasi usia,” katanya.
Selain pembelajaran umum, para peserta juga mendapatkan edukasi dari tenaga ahli dan akademisi terkait kesehatan, psikologis, sosial, hingga pengembangan diri agar lansia dapat menjalani masa tua dengan lebih sehat dan bahagia.
Sementara itu, Kepala DPPKB Kota Makassar, Drs. A. Irwan Bangsawan, M.Si menegaskan bahwa Sekolah Lansia menjadi wadah pembelajaran sepanjang hayat agar lansia tetap sehat, mandiri, dan produktif.
Ia juga menyoroti pentingnya membangun masyarakat inklusif yang memberikan ruang setara bagi penyandang disabilitas untuk berkarya dan beraktivitas.





