
“Kami ingin lansia tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi tetap menjadi subjek yang aktif dan memiliki peran dalam kehidupan sosial,” ujarnya.
Irwan turut mengapresiasi peran kader PKK di tingkat kecamatan dan kelurahan yang selama ini aktif mendampingi serta memberdayakan kelompok lansia di wilayah masing-masing.
Kegiatan tersebut juga menghadirkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar serta Psikolog Klinis Puspaga Kota Makassar yang membahas penguatan lansia tangguh, peran keluarga, hingga pentingnya lingkungan inklusif bagi lansia dan penyandang disabilitas.
Melalui kegiatan ini, TP PKK Kota Makassar berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan dan pemberdayaan lansia serta penyandang disabilitas semakin meningkat, sekaligus memperkuat budaya kepedulian dan inklusivitas di Kota Makassar. (*)





