
“Yang menjadi perhatian sekarang adalah kendaraan pembeli yang ikut masuk ke dalam terminal. Ini yang sedang kami tata agar tidak menimbulkan kemacetan,” ungkap Elber.
Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, Perumda Terminal menyiapkan petugas khusus yang berjaga mengatur sirkulasi lalu lintas dan parkir selama aktivitas bongkar muat berlangsung.
Adapun operasional pasar bongkar muat di Terminal Malengkeri berlangsung mulai pukul 23.00 Wita hingga sekitar pukul 06.00 Wita.
Elber mengatakan, relokasi aktivitas bongkar muat tersebut mulai memberikan dampak positif terhadap penataan kawasan Jalan Veteran Utara dan Pasar Kalimbu yang kini terlihat lebih bersih dan tertib dibanding sebelumnya.
“Tujuan utama kebijakan ini adalah penataan kota. Sekarang kawasan yang sebelumnya padat aktivitas pasar tumpah sudah jauh lebih bersih dan lalu lintas lebih tertata,” jelasnya.
Terkait retribusi, Elber memastikan selama masa uji coba relokasi para pedagang masih dibebaskan dari biaya penggunaan lahan di Terminal Malengkeri.
Pedagang saat ini hanya dikenakan biaya masuk terminal dan tarif parkir sesuai ketentuan yang berlaku.





