
“Proses seleksi TEP ini berlangsung sangat kompetitif. Dari 1.182 pendaftar yang mengikuti proses seleksi melalui Unhas, hanya 125 peserta yang akan ditetapkan sebagai anggota TEP 2026. Terlepas dari hasil yang akan diumumkan malam ini, pengalaman yang diperoleh selama proses seleksi menjadi bekal penting dalam membangun kepemimpinan, kemampuan beradaptasi, dan kepekaan sosial yang dibutuhkan di tengah masyarakat,” ujar Abdullah.
Peserta yang nantinya dinyatakan lolos akan ditempatkan pada sejumlah lokasi penugasan yang berada dalam koordinasi Unhas. Untuk TEP 2026, terdapat enam lokasi penempatan yang tersebar di Papua Barat, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan, yaitu Weri Saharey, Wakorumba, Anawua, Pitu Riase, dan Asinua-Routa.
Abdullah berharap alumni Universitas Hasanuddin yang dinyatakan lolos dapat menjalankan amanah dengan baik serta menjadi representasi kampus yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional.
Universitas Hasanuddin juga menyampaikan apresiasi dan selamat kepada seluruh peserta yang nantinya dinyatakan lolos seleksi TEP 2026. Diharapkan program ini menjadi sarana pengembangan kapasitas generasi muda sekaligus wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan Indonesia yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak bagi masyarakat.





