MakassarNews

Dari Keluhan Sampah Menjadi Gerakan Lingkungan, BSU Nurul Ilmi Bangun Ekosistem Zero Waste di Manggala

Menurutnya, perubahan sistem pengelolaan dan pengangkutan sampah yang terjadi sejak awal 2025 menjadi momentum bagi warga untuk membangun kesadaran bahwa persoalan sampah harus diselesaikan dari sumbernya, yakni rumah tangga.

“Kami menyadari bahwa sampah tidak bisa hanya mengandalkan petugas kebersihan. Harus ada perubahan perilaku dari masyarakat. Dari situlah lahir gagasan membangun bank sampah yang sekaligus menjadi pusat edukasi lingkungan,” ujarnya.

Sejak awal, BSU Nurul Ilmi dirancang bukan sekadar untuk mengumpulkan sampah yang memiliki nilai jual. Gerakan ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya baru di masyarakat, mulai dari kebiasaan memilah sampah dari rumah, mengolah sampah organik, hingga memperkuat edukasi lingkungan secara berkelanjutan.

BACA JUGA  Hari Lingkungan Hidup Sedunia: Munafri Pimpin Aksi Bersih Kanal Jongaya dan Pasar Pabaeng-Baeng

Program tersebut juga terintegrasi dengan pengembangan konsep Masjid Peduli Lingkungan yang diusung warga bersama pengurus Masjid Nurul Ilmi. Berbagai aktivitas kemasjidan diarahkan untuk mendorong kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan, termasuk melalui penguatan konsep zakat hijau dan pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan.

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4 5Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button