
Pengalaman salah satu peserta yang masih menghadapi hambatan akses saat mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) juga menjadi perhatian untuk perbaikan layanan dan fasilitas ke depan.
Kelima belas peserta yang dinyatakan lulus asesmen akan melanjutkan proses pendaftaran pada berbagai program studi di lingkungan Unhas, yaitu: Sosiologi, Antropologi, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Komunikasi, Manajemen, Hukum Administrasi Negara, Ilmu Politik, Sastra Indonesia, Komunikasi Digital, Akuntansi, Administrasi Publik, Psikologi, Ilmu Hukum, Sastra Inggris, dan Kedokteran Hewan.
Tahapan berikutnya mencakup wawancara dengan fakultas atau departemen tujuan. Selain itu, hasil asesmen akan digunakan sebagai dasar penerbitan sertifikat asesmen yang menjadi salah satu dokumen pendukung dalam proses pendaftaran ulang mahasiswa baru.
Melalui pelaksanaan Jalur Mandiri Afirmasi Disabilitas, Universitas Hasanuddin menegaskan komitmennya untuk menghadirkan lingkungan pendidikan tinggi yang inklusif, setara, dan ramah bagi seluruh mahasiswa.
Pusat Disabilitas Unhas berharap seluruh peserta yang telah lulus asesmen dapat diterima sebagai mahasiswa Unhas dan memperoleh dukungan yang memadai, mulai dari aksesibilitas ruang kuliah, layanan juru bahasa isyarat, fleksibilitas pelaksanaan ujian, hingga pendampingan akademik yang berkelanjutan.





