
Kedua, peningkatan nilai tambah hasil perikanan melalui penguatan kelembagaan kelompok, pengembangan usaha, serta identifikasi peluang diversifikasi produk. Ketiga, peningkatan tata kelola keuangan melalui pembukuan sederhana, pencatatan arus kas, serta penghitungan biaya dan keuntungan usaha secara lebih sistematis.
Kegiatan berlangsung secara partisipatif dan interaktif. Para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga aktif berdiskusi mengenai berbagai tantangan yang mereka hadapi dalam menjalankan usaha.
Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi tanya jawab, khususnya terkait strategi meningkatkan nilai jual produk perikanan, pengelolaan kelompok usaha, serta praktik pencatatan keuangan yang mudah diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari.
Sebagai bagian dari evaluasi program, tim pengabdian memberikan pre-test dan post-test kepada seluruh peserta. Metode ini digunakan untuk mengukur tingkat peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti kegiatan.
Dengan demikian, program tidak hanya berorientasi pada transfer pengetahuan, tetapi juga memastikan adanya peningkatan kapasitas yang dapat diukur secara objektif.





