
Sebagai bagian dari implementasi SDI, Pemerintah Kota Makassar melalui Diskominfo juga mendorong penguatan Program Kelurahan Cinta Statistik (Kelurahan Cantik). Program ini diarahkan untuk meningkatkan literasi statistik aparatur dan masyarakat, mendorong standardisasi pengelolaan data, mengoptimalkan pemanfaatan data dalam pembangunan, serta melahirkan agen-agen statistik di tingkat kelurahan.
Melalui kegiatan bimtek ini, para peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan data statistik sektoral yang sesuai dengan prinsip Satu Data Indonesia. Aparatur kelurahan diharapkan mampu menghasilkan data yang valid dan berkualitas sebagai dasar penyusunan program pembangunan yang lebih terukur dan berkelanjutan.
Roem berharap kegiatan tersebut menjadi langkah konkret dalam membangun budaya pengelolaan data yang baik di lingkungan kelurahan. Dengan dukungan sumber daya manusia yang kompeten, pengelolaan data statistik sektoral di tingkat kelurahan diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Makassar.
“Melalui sinergi seluruh pihak, kita ingin mewujudkan tata kelola data yang semakin kuat, terintegrasi, dan mampu menjadi dasar pengambilan kebijakan yang tepat untuk kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (*)





