
“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan pengetahuan dan keterampilan yang bisa langsung diterapkan oleh para kader di rumah masing-masing. Harapannya, limbah yang selama ini dianggap tidak berguna dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat bahkan memiliki nilai ekonomi,” ujar Indrawaty.
Melalui pelatihan ini, para kader TP PKK tidak hanya dibekali keterampilan membuat produk ramah lingkungan, tetapi juga didorong untuk menjadikan pengelolaan limbah sebagai peluang usaha yang berpotensi menjadi sumber tambahan pendapatan bagi keluarga. (*)





