MakassarNews

Munafri Apresiasi Urban Farming Tammua, Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga

Dalam peninjauan tersebut, Munafri dan Melinda melihat berbagai fasilitas yang telah dikembangkan warga, mulai dari kebun sayuran, kolam budidaya ikan, kandang ayam, teba modern, lubang biopori, hingga pemanfaatan eco enzyme sebagai bagian dari pengelolaan sampah organik.

Keduanya juga ikut memanen berbagai jenis sayuran hasil budidaya masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi simbol keberhasilan warga memanfaatkan lahan terbatas menjadi sumber pangan sekaligus memiliki nilai ekonomi.

Andi Husni mengungkapkan, Kecamatan Tallo menargetkan pembangunan sekitar 50 titik urban farming yang tersebar di berbagai kelurahan sebagai pusat produksi pangan keluarga, edukasi lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.

BACA JUGA  Wali Kota Munafri Pimpin Upacara Hari Pahlawan, Serukan Teladani Semangat Juang Pendahulu

“Kami ingin menghadirkan kawasan yang terintegrasi, tidak hanya untuk pertanian perkotaan, tetapi juga peternakan, perikanan, pengelolaan sampah organik, dan konservasi lingkungan dalam satu lokasi,” katanya.

Ia menjelaskan, kawasan tersebut juga akan menjadi lokasi pameran urban farming sekaligus peluncuran Sentra Tukar Sampah yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (20/6/2026).

Selain itu, kawasan tersebut direncanakan berkembang menjadi pasar tani yang beroperasi setiap hari Minggu sebagai wadah pemasaran hasil pertanian, produk UMKM, dan berbagai produk olahan masyarakat.

BACA JUGA  Ketua TP PKK Makassar Dorong Pemberdayaan Lansia dan Disabilitas demi Kota Inklusif

Lihat Semua

Previous page 1 2 3Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button