
Andi Husni menambahkan, Sentra Tukar Sampah memanfaatkan kontainer bekas yang sebelumnya digunakan pada masa pandemi Covid-19. Inovasi tersebut diharapkan dapat mendorong penerapan ekonomi sirkular sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah.
Sementara itu, Munafri Arifuddin menilai pengembangan urban farming merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan di tengah keterbatasan lahan perkotaan.
“Hari ini kita melihat langsung bagaimana masyarakat memanfaatkan lahan yang ada untuk kegiatan urban farming. Ini adalah kegiatan yang sangat positif karena selain mendukung kebutuhan pangan keluarga, juga bisa menjadi sumber tambahan penghasilan bagi masyarakat,” ujar Munafri.
Ia menjelaskan, konsep pertanian perkotaan memungkinkan masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah, lahan kosong, balkon, atap bangunan, hingga dinding sebagai media tanam untuk menghasilkan sayuran, buah-buahan, ikan, maupun ternak.
Menurutnya, keterbatasan ruang bukan menjadi penghalang untuk bercocok tanam apabila didukung kreativitas dan penerapan teknologi sederhana.
“Yang terpenting adalah kemauan untuk memulai. Tidak harus dengan lahan yang luas. Bahkan dengan memanfaatkan lahan bekas sebagai lokasi tanam, masyarakat sudah bisa menghasilkan kebutuhan pangan untuk keluarga,” tutup Munafri. (*)





