
Menurut Mutia, kehadiran delegasi asing dalam forum tersebut membuka peluang besar bagi pelaku usaha, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), untuk menjajaki kerja sama perdagangan, investasi, hingga membuka akses ekspor yang selama ini belum banyak dimanfaatkan.
“Kita bisa memperkenalkan produk-produk yang kita miliki kepada negara lain, sekaligus melihat peluang kerja sama yang mungkin selama ini belum terpikirkan,” katanya.
Ia menilai forum yang mempertemukan pelaku usaha dari berbagai negara tersebut mampu mengubah pola pikir pelaku UMKM agar lebih berani menargetkan pasar internasional.
Menurutnya, banyak pelaku usaha yang sebelumnya hanya berorientasi pada pasar lokal maupun nasional kini mulai melihat ekspor sebagai langkah strategis dalam pengembangan usaha.
“Dengan adanya forum seperti ini, pelaku UMKM bisa melihat bahwa mereka sebenarnya memiliki akses untuk menjangkau pasar luar negeri. Ini membuka pola pikir agar pelaku usaha tidak hanya berpikir di pasar lokal, tetapi juga melihat peluang global,” tuturnya.
Mutia mengaku selama sesi B2B berlangsung, ia melihat banyak delegasi dan pelaku usaha asing yang membawa informasi terkait kebutuhan bahan baku maupun komoditas dari negara masing-masing.





