
“Kita ingin memastikan apa yang menjadi kebutuhan mereka dan apa yang kita miliki untuk kita ekspos. Tidak hanya Kota Makassar, tetapi juga kabupaten dan kota lain di Sulawesi Selatan akan diberi ruang untuk memperkenalkan potensinya,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, dari 28 negara peserta, sebanyak 16 negara telah menyatakan minat untuk melakukan pembahasan lanjutan bersama Pemerintah Kota Makassar terkait peluang kerja sama yang lebih spesifik.
“Hari Rabu ada sekitar 16 negara yang akan duduk bersama dengan kita. Kita akan membahas apa yang kita miliki, apa yang mereka butuhkan, dan peluang kerja sama,” katanya.
Munafri berharap semakin banyak agenda internasional diselenggarakan di Makassar karena diyakini akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal. Ia optimistis jaringan diplomatik yang terbangun melalui IGS 2026 dapat membuka akses pasar dan investasi yang lebih luas bagi pengusaha daerah.
Selain itu, banyak delegasi mengaku baru pertama kali mengunjungi Makassar dan memberikan kesan positif terhadap perkembangan kota tersebut.
“Mereka sering mendengar tentang Makassar, tetapi ketika datang langsung, mereka melihat bahwa Makassar memiliki karakter yang berbeda dibanding kota-kota lain. Mereka kagum,” tutur Munafri.





